Reza Satria Palupi: Bagaimana Menentukan KPI’s (Key Performance Index) Marketing?

Dalam sebuah perusahaan, bidang marketing atau pemasaran tentu menjadi bidang yang sangat penting untuk dicermati. Sebab, dari bidang marketing ini pertumbuhan perusahaan dapat diketahui. Untuk itulah saya, Reza Satria Palupi, melalui pengalaman saya bekerja di bidang marketing dan branding selama delapan tahun selalu menjadi daya tarik tersendiri. Terkait pembahasan tentang marketing, maka ada sebuah indikator penting untuk mengukur performanya yang kemudian disebut dengan Key Performance Index (KPI). 

Sesuai dengan namanya, maka KPI bisa didefinisikan sebagai sebuah parameter yang berfungsi untuk mengukur kinerja atau performa kerja pada bidang tertentu dari sebuah bisnis atau perusahaan. Berkaitan dengan marketing, maka KPI ini nantinya akan digunakan untuk mengukur performance pada bidang pemasaran usaha atau bisnis. Jadi pada akhirnya nanti dari KPI kita bisa mengatahui apakah taget pemasaran yang kita target atau tetapkan berhasil atau tidak. Setelah menilai berhasil tidaknya pemasaran berdasarkan penghitungan KPI, maka pebisnis nantinya bisa bersikap atau menindaklanjuti apa-apa yang harus dilakukan dari hasil tersebut.

Pada umumnya, setiap perusahaan akan memiliki sistem KPI tersendiri. Bahkan begitu pentingnya KPI bagi sebuah perusahaan mengharuskan pebisnis harus memperbaruinya setiap waktu. KPI pada masing-masing perusahaan ini sendiri bisa berbeda-beda. Hal ini dikarenakan setiap perusahaan memiliki jenis bisnis dan target usaha yang memang tidak sama. Walau demikian, pada cara penghitungan KPI, setiap perusahaan memiliki ketentuan yang sama. 

Pada cara penghitungan KPI dibidang marketing ini sendiri ada hal yang berbeda saat melakukannya. Hal ini disebabkan orientasi setiap perusahaan pada target pemasaran yang tidak sama. Beberapa hal yang dijadikan orientasi dalam penghitungan KPI bidang pemasaran tersebut antara lain tingkat penjualan,intensitas kunjungan, pelanggan baru serta pertumbuhan usaha. Tapi kebanyakan perusahaan atau bisnis menjadikan omset sebagai orientasi dalam penghitungan KPI, sekaligus sebagai standar atau tolak ukur keberhasilan marketing. Selain omset, orientasi yang sebenarnya tak kalah pentingnya untuk digunakan dalam penghitungan KPI dalam bidang pemasaran adalah tingkat pertumbuhan perusahaan. 

Tapi apapun nantinya orientasi yang Anda tetapkan untuk penghitungan KPI bidang pemasaran, Anda harus memastikan 3 kriteria ini terpenuhi :

  • Orientasi itu memiliki target, seperti target pencapaian dan waktunya.
  • Ada outcome atau dampak yang dihasilkan, jadi bukan hanya sekedar hasil saja mempunyai ambang batas atau thresholdsupaya Anda bisa membedakan antara nilai target dan nilai aktual.
  • Terukur dan bisa dicapai.

Pada akhirnya, marketing atau pemasaran memang menjadi hal yang sangat penting bagi perusahaan. Karena sangat pentingnya, maka pebisnis tak boleh melewatkan begitu saja penghitungan KPI dalam bidang marketing tersebut. Tidak hanya melakukan penghitungan setiap tahun, Anda yang ingin bisnisnya terus bertumbuh, diharuskan melakukan penghitungan KPI ini setiap bulannya. Dengan melakukan penghitungan dan analisis KPI setiap bulannya, maka Anda dan perusahaan akan terbantu untuk mengindentifikasi tingkat keberhasilan pemasaran yang dijalankan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *