Bincang Trend Motor Klasik di Indonesia Bersama Reza Satria Palupi

Motor klasik saat ini memang banyak menarik banyak orang, termasuk saya, Reza Satria Palupi dalam hal otomotif. Dengan unik dan langkanya motor klasik ini memang dapat menjadikan pemiliknya tampil beda dari yang lain. Dengan semakin banyaknya penggemar motor klasik, membuat motor jadul ini menjadi sebuah tren. Tren motor klasik sendiri kini tidak hanya bisa kita jumpai pada komunitas-komunitas, tapi pada ajang pemeran besar pun bisa kita temui. Hal ini terbukti saat digelarnya Gaikindo Indonesia International Motor Show (GIIAS) 2018di ICE BSD Tangerang. Pada gelaran otomotif tersebut, ada beberapa motor klasik yang dihadirkan hingga menciptakan suasana tempo dulu yang mengesankan. Nah berikut ini adalah beberapa motor klasik yang dihadirkan dalam GIIAS2018yang menjadikan tren motor klasik di Indonesia semakin nyata.

  1. Honda Super Cub C125

Pertama, motor klasik yang tampil pada ajang GIIAS2018adalah Honda Super Cub C125 . motor generasi pertama dari honda tahun 1958 ini memang sangat menarik dan klasik. Bahkan begitu menariknya, motor yang joknya didesain untuk satu orang ini banyak mendapat perhatian pengunjung GIIAS2018. 

  1. Kawasaki W175

Berikutnya, motor klasik yang dihadirkan dalam gelaranGIIAS2018yaitu Kawasaki W175. Dengan kesan garangnya, Kawasaki W175 juga banyak menarik perhatian pengunjung GIIAS2018. Kawasaki W175 sendiri adalah motor sport pada zamannya. Namun karena diproduksi sejak lama, maka motor ini sekarang menjadi motor retro atau klasik. Meski tergolong motor klasik, Kawasaki W175 ini memiliki kesan yang kuat dilihat dari beberapa bagiannya.

  1. Suzuki SV650X

Honda dan Kawasaki, pabrikan Jepang lainnya yakni Suzuki juga tak mau ketinggalan untuk meramaikan GIIAS2018. Dengan menghadirkan SV650X, Suzuki pun berhasil mengusung konsep retro pada gelaran GIIAS2018. Konsep retro yang bisa kita dapati dari motor berkapasitas 645 cc ini adalah dari desain jok dengan jahitan vertikal, setang jepit (clip on) dan juga lampu depan yang bulat.

  1. Viar Vintech 250 dan Vintech 200

Selanjutnya, motor klasik yang muncul pada gelaran GIIAS 2018 adalah VIAR Vintech. Meski dikenal sebagai produsen motor trail, Viar pada gelaran tersebut berhasil menghadirkan Vintech 250 dan Vintech 200 yang berkesan retro dengan model caferacer. Kesan retro model caferacer yang muncul dari motor ini terlihat dari lampu depan bulat, bentuk setang rata dan jok yang seperti pantat lebah.

  1. Royal Enfield Classic 500 Pegasus

Terakhir, motor klasik yang dihadirkan untuk menyemarakkan acara GIIAS 2018 yakni Royal Enfield Classic 500 Pegasus. Produsen motor Royal Enfield memang sudah lama membuat motor-motor klasik. Nah pada gelaran GIIAS 2018, Royal Enfield membuat Classic 500 Pegasus yang merupakan motor klasik edisi khusus. Dibilang edisi khusus karena Classic 500 Pegasus ini dibuat untuk mengenang motor yang pernah digunakan pasukan Inggris pada Perang Dunia II.

Itulah beberapa motor klasik yang telah meramaikan gelaran GIIAS 2018. Dari keberadaan motor klasik yang dihadirkan pada ajang bergengsi GIIAS 2018 semakin menunjukkan bahwa motor-motor lama atau retro ini telah menjadi sebuah tren di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *